Penemuan arkeolog yang mengejutkan sekaligus mengerikan

Anda mungkin tidak berpikir arkeologi sebagai sebuah profesi yang mengerikan. Namun, manusia memiliki cukup kekerasan pada masa lalu dan tidak terbongkar pada masanya. Sebagian besar arkeolog belajar peradaban kuno secara rutin, bertemu dengan beberapa aspek terburuk dan paling mengganggu sejarah manusia. Berikut adalah hanya sebuah contoh dari hal-hal yang ditemukan di penggalian arkeologi.

1. Pembakaran Anak-anak

Selama ekspedisi arkeologi ke padang gurun Alaska, para peneliti menemukan apa yang mereka percaya terdapat sisa-sisa seorang anak berusia 3 tahun. Sekitar 11.500 tahun lalu, seorang anak berusia 3 tahun dibakar dan dikubur di sebuah perapian di tengah Alaska. Setelah kremasi, rumah yang ditempati perapian itu ditinggalkan.

Abu dari tubuh kesepian itu ditemukan masih persis seperti saat dia mati. Hal ini mengejutkan penemunya, Ben Potter seorang arkeolog Universitas Alaska dan Joel seorang antropolog gigi asal Irlandia.
"Itu sangat luar biasa bagi kami berdua untuk berpikir, di luar aspek ilmiah, bahwa ya, ini adalah hidup, bernapas manusia yang mati," kata Potter.

 

2. Kuburan Viking tanpa kepala

Sekelompok arkeolog menggali sebuah sisi jalanan tua di Wilayah Dorset, Inggris. Namun, bukannya menemukan bebatuan, mereka justru mendapat sesuatu di luar dugaan mereka, yakni kuburan massal yang di dalamnya terdapat mayat 54 tentara Viking tanpa kepala.

Para arkeolog ini kemudian dengan hati-hati mencatat posisi tulang belulang itu. Ketika mereka mulai menggali, mereka menemukan sesuatu yang tidak biasa mengenai kuburan itu. Ini lantaran tulang kaki dan lengan, kepala serta kerangka mereka diatur dengan rapi dalam susunan secara terpisah.

Para arkeolog kemudian mengemukakan teori awal menyebut bahwa tentara Viking ini kemungkinan dibunuh setelah ditangkap oleh para penghuni desa setempat yang selamat dari serangan Viking. Mayat mereka kemudian ditelanjangi dan dipotong-potong oleh warga. Para warga ini kemudian mengambil beberapa kepala mereka untuk dijadikan cenderamata atau sesuatu yang mereka dapat simpan.

Namun, para arkeolog kemudian mengubah teori mereka dan menyatakan bahwa para tentara Viking itu kemungkinan tidak dipenggal secara brutal oleh sekelompok orang yang ingin balas dendam. Para orang Viking ini kemungkinan telah dikorbankan dalam sebuah ritual dari budaya sekitar pada waktu itu.

 

3. Cakar Moa

Pada tahun 1986, jauh di dalam gua besar di Mount Owen, Selandia Baru, arkeolog menemukan cakar yang terawat baik dan mengerikan. Setelah mereka mendapat cakar keluar dari gua dan dibawa ke laboratorium, mereka bertekad bahwa itu milik hewan raksasa dikenal sebagai Moa Upland. Melihat cakar seperti di bawah ini, aku sangat senang mereka punah.

 

4. Orang Grauballe

Orang Grauballe adalah tubuh mumi rawa yang ditemukan oleh para peneliti di Inggris Raya. Rambut dan badannya sepenuhnya diawetkan, apa yang membuat orang Grauballe yang signifikan adalah bahwa ia mungkin korban kekejaman manusia. Peneliti menyimpulkan dari pembungkus luka besar di lehernya bahwa ada kemungkinan bahwa ia dikorbankan untuk panen yang lebih baik.

 

5. Perang kimia kuno

Romawi menguasai kota Suriah Dura 2.000 tahun yang lalu. Kerajaan Persia menginginkan kota, jadi ia memutuskan untuk mengepung Dura. Semasa pengepungan, tentara Persia berusaha untuk memasuki gerbang kota dengan menggali terowongan.

 

Tentara Romawi menggali terowongan untuk mencoba dan mencegat Persia. Namun, orang Persia melihat mereka datang dan membuat jebakan mematikan dari bahan kimia untuk tentara Roma. Ketika Roma di dalam perangkap, awan asap petrokimia billowed keluar melalui terowongan.

Para peneliti tidak yakin persis gas apa yang terkandung, tapi peneliti yakin itu akan merubah paru-paru orang Roma menjadi asam. Satu peneliti mengusulkan bahwa menghirup gas akan menjadi seperti di dalam "neraka."

itulah beberapa penemuan arkeolog yang mengerikan yang telah ditemukan.

No comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *